Kajati Sulsel Sila Pulungan Terima Silaturahmi HMI Cabang Gowa Raya Perkuat Sinergi dalam Edukasi Hukum dan HAM
KEJATI SULSEL, Makassar – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Selatan, Dr. Sila H. Pulungan, didampingi Asisten Intelijen, Ferizal menerima kunjungan silaturahmi dari jajaran pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Gowa Raya di Kantor Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan pada Kamis (9/7/2026). Pertemuan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi antara institusi Kejaksaan dengan organisasi kemahasiswaan dalam mendukung peningkatan kesadaran hukum di tengah masyarakat.
Rombongan HMI Cabang Gowa Raya dipimpin langsung oleh Ketua Cabang Tafikurrahman. Turut hadir mendampingi rombongan tersebut antara lain Sekretaris Umum Vikram Syahrir, Bendahara Umum Muh Fajar Nur, Ketua Bidang Hukum dan HAM Aan Saputra, Ketua Kohati Saripa Ikawati, Sekretaris Umum Kohati Ardina Amir, Ketua Bidang Lingkungan Hidup Mursil Aksam, serta perwakilan pengurus Andi Haikal.
Dalam audiensi tersebut, Tafikurrahman menyampaikan rencana pelaksanaan dua agenda besar yang akan digelar dalam waktu dekat, yakni Intermediate Training (LK II) dan Dialog Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM). Kedua kegiatan strategis ini diharapkan dapat menjadi wadah pengembangan kapasitas kader HMI, sekaligus membuka ruang diskusi publik mengenai berbagai persoalan hukum dan HAM yang sedang berkembang.
Kajati Sulawesi Selatan menyambut baik dan mengapresiasi inisiatif yang diusung oleh HMI Cabang Gowa Raya. Sila H. Pulungan menyatakan kesiapan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan untuk bersinergi dan memberikan dukungan penuh sesuai dengan tugas, fungsi, serta kewenangan yang dimiliki oleh institusi Kejaksaan.
"Kolaborasi antara institusi penegak hukum dan kalangan mahasiswa merupakan bagian krusial dalam membangun budaya sadar hukum. Sinergi ini penting untuk memperkuat literasi hukum sekaligus mendorong lahirnya generasi penerus bangsa yang kritis, memiliki integritas tinggi, dan berwawasan kebangsaan yang kuat," kata Sila Pulungan.
Di tengah berbagai dinamika isu hukum yang menjadi sorotan publik saat ini, mulai dari penguatan pemberantasan tindak pidana korupsi, perlindungan hak asasi manusia, hingga upaya peningkatan public trust terhadap aparat penegak hukum, peran organisasi kemahasiswaan sangat dibutuhkan. Mahasiswa ditempatkan sebagai mitra strategis dalam membangun ruang dialog yang konstruktif dan edukatif bagi seluruh lapisan masyarakat.
Melalui pertemuan dan sinergi yang terbangun ini, Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan menaruh harapan besar agar pelaksanaan Intermediate Training (LK II) dan Dialog Hukum dan HAM kelak tidak hanya berfokus pada pengembangan kapasitas internal kader HMI. Kegiatan tersebut diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat pemahaman masyarakat mengenai hukum, serta mengawal terwujudnya penegakan hukum yang profesional, humanis, tajam ke atas, dan humanis ke bawah.
Makassar, 9 Juli 2026
KASI PENKUM KEJATI SULSEL